Apa sih false celebration? Masa ada orang berbuat salah malah dirayakan, aneh deh. Maksud false celebration itu bukan merayakan kesalahan. Namun mengakui kesalahan. Kenapa program mentoship ini seperti jalan di tempat. Ini yang terjadi di mentor saya dan saya. Program ini berjalan begitu smooth, saking smoothnya berasa jalan di tempat. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan saya membagi waktu dan jam gawai kita yang berbeda. Memiliki anak gadis yang mulai melihat dunia luar dengan cara merangkak, menggenggam dan manjat membuat dunia saya yang tenang, damai dan mengalir berubah 180 derajat seperti air yang dilempar baru dengan sekuat tenaga. Hidup saya nyaris selama Zia bangun adalah senam jantung sehat. Adaptasi ini yang membuat saya mengesampingkan gawai. Jam tidur siang Zia yang sedikit (hanya sekitar 30 menit setiap sesi tidur) membuat saya serba tanggung untuk mengerjakan pekerjaan rumah, mencuci botol, mandi atau mojok dengan gawai. Hal ini tidak saya ungkapkan kepada mentor. Setelah sesi check ini kemarin akhirnya banyak yang kami diskusikan. Mentor pun memberi 360 degree feedback yaitu saya diminta membuat waktu khusus untuk menghubungi beliau dan menceritakan kegiatan bermain saya dengan Zia seharian. Dengan adanya dateline membuat saya seperti memiliki utang yang harus dipenuhi.
![]() |
| Tabel Progress |
Kemajuan saya dalam melaksanakan action plan saya juga seperti jalan ditempat. Saya seperti tidak memiliki waktu untuk membaca padahal banyak waktu hanya saja saya tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal. Semua to do list saya seperti meneror. Mulai dari pekerjaan rumah, masak, hingga bermain dengan Zia. Padahal saat Zia tidur saya bisa membaca, namun yang saya lakukan malah bebenah. Saat malam seperti saat Zia tidur cepat saya memilih menonton iklan, bukan film tapi beneran iklan yang saya tonton. To do list saya berderet tapi saya ingin semua selesai disaat bersamaan, harusnya saya mengerjakan sesuai skala prioritas sehingga yang utama selesai saya kerjakan. InsyaAlloh selepas ini saya akan membuat waktu khusus untuk membaca, karena hanya 30 menit waktu yang saya targetkan. Dan sepertinya saya harus menskip impian saya membuat cemilan MPASI selain puding. Memasak karena bukan passion saya, membayangkan aktivitasnya saja sudah menguras energi saya. Cemilan bisa saya isi dengan buah-buahan atau puding bayi.
Bismillah, semoga action plan yang sedang saya rancang dan terus saya perbaiki dapat menghilangkan kegelisahan dan kegalauan saya dalam membersamai Zia. Aamiin.
#vhiroespoenyacerita
#jangalupabahagia
#jurnalminggu5
#kelaskupukupu
#buncekbatch1
#institutibuprofesional
#jurnalminggu5
#kelaskupukupu
#buncekbatch1
#institutibuprofesional

0 Komentar