Tidying Festival : Kitchen

Dapur merupakan daerah yang saya kunjung, bukan untuk memasak melainkan singgah sejenak untuk menyeduh minuman hangat atau mengambil piring dan teman-temannya. Dapur saya tidak banyak diisi dengan peralatan masak melainkan printilan-printilan yang tersebar dalam berbagai tempat. Permasalahan yang timbul adalah tempat penyimpanan dapur saya tidak memiliki pintu sehingga dikuatirkan adanya binatang-binatang seperti tikus dan cicak yang singgah. Ketika kemarin Shokyuu Class memasuki materi tentang dapur, ini saatnya saya untuk membongkar dan membersihkannya.
Semua perabotan turun ditempat cuci

Setelah disortir

Peraturan dasar Konmari Method adalah meletakkan semua perabotan dalam 1 tempat. Kenapa saya meletakkan di tempat cucian? Agar saya bisa langsung memilah dan mencucinya. Setelah saya amati, barang-barang saya lebih banyak barag-barang untuk tamu seperti piring rotan, gelas dan sendok garpu. Kegiatan menurunkan barang ini memakan waktu 2-3 jam karena ada beberapa barang yang kecil serta pecah belah. Karena sudah malam proses mencuci saya kerjakan besok pagi. Kegiatan menyortir dan mencuci memakan waktu 2 jam.

Setelah barang dicuci saya tinggal mengajar untuk sekalian ditiriskan dari air bekas cucian. Keesokan harinya baru saya susun dengan melihat kondisi lemari saya.
Peralatan Piring
Beberes kemarin saya menyingkirkan 1 bak barang-barang yang tidak spark joy, seperti nampan, wadah hadiah saya beli sesuatu, sendok karat dan lain-lain. Saya memindahkan lemari besi tinggi ke dalam kamar untuk menyimpan bedcover, gorden dan boneka, saya ganti dengan lemari buku yang seharusnya dipensiunkan karena aa sudah membuat lemari baru yang membuat saya mempensiunkan 2 rak buku, Namun saya tidak rela melepaskan rak tersebut. Rak yang kecil saya masukkan ke lemari, kisahnya dapat dibaca disini. Sedangkan rak buku yang agak besar saya digunakan di dapur. Saya merasa dengan mengeluarkan lemari besar dan mengganti dengan lemari pendek membuat dapur saya terlihat lebih luas dan rapi. Padahal isinya belum banyak berkurang.
Lemari dibawah meja
Pada lemari bawah meja saya menyingkirkan banyak barang dari atas meja,terutama tempat gelas. Saya mengantikannya dengan tempat gelas gantung yang sebelumnya saya gunakan untuk gantungan kunci. Membuat gelas saya terlihat lebih slim. Saya juga memindahkan galon kecil dari atas meja. Sebagian isi atas meja saya pindahkan ke lemari sampingnya. Agar diatas meja tidak banyak barang dan mengembalikan fungsi meja untuk meletakkan makanan bukan meletakkan barang. 
Tempat gelas kecil
Saya memindahkan isi tempat CD yang tadinya berisi flash disk dan jepita rambut menjadi tempat sendok sayur, pisau kentang dan tutup kotak kecil-kecil. Sedangkan bagian bawah saya gunakan utnuk meletakkan gelas kecil sebagai wadah agar-agar karena sebelumnya saya hanyak meletakkan begitu saja sehingga kotor terkena debu dan harus mencucinya sebelum digunakan. Saya juga memindahkan tempat penggorengan yang sebelumnya didekat konpor menjadi di lemari bawah meja yang sebelumnya diisi oleh sutil dan teman-temannya. Sutil saya pidahan ke tempat sendok besi agar mudah dijangkau ketika saya memasak.

Kendala saya saat ini ketika bebenah dapur adalah belum bisa menyimpan panci dan penggorengan dengan nyaman karena terbatasnya lemari dan kurang tingginya bentuk laci saya sehingga mentok sana sini. Namun dengan berkurangnya sebagian kecil barang-barang membuat lemari saya sedikit lebih lega. Suami memiliki niatan untuk membuat kitchen set dibawah kompor agar bisa difungsikan. karena selama ini saya masih menggunakan meja yang bawahnya susah untuk difungsikan karena bentuknya yang tidak proposional. Semoga dimudahkan jalan kami menuju kesana.

Besok bebenah apa lg yaa

#vhiroespoenyacerita
#task9
#konmariindonesia
#shokyuclass
#konmarimethod

Posting Komentar

0 Komentar